Senin, 12 Mei 2014

YESUS MEMBERIKU IBU SUPER (13)

  • Ibuku wanita super. Dia punya banyak talenta. 
  • Ibuku seorang ibu rumah tangga yang hebat. Aku ingat, semasa kecil kami, ibu berperan sebagai tukang masak, tukang jahit sekaligus tukang potong rambut bagi kami anak-anaknya. 
  • Ibu juga wanita karier yang handal. Dia seorang pemimpin, baik dalam menjalankan organisasi gereja maupun saat membantu ayah menjalankan perusahaan. Dia jago pidato sekaligus ahli diplomasi. 
  • Dia juga seorang pengkhotbah yang pandai mengulas cerita-cerita Alkitab, yang aku percaya dengan pertolongan Yesus juga, sanggup dibuatnya begitu hidup dan menyentuh hati para jemaat.
  • Padahal pendidikan ibu cuma sampai kelas 2 sekolah dasar saja, loh ... karena ibu berasal dari keluarga yang gak terlalu menganggap penting sekolah tinggi-tinggi, apalagi buat seorang anak perempuan.
  • Ayah bangga sama ibu.
  • Ssst .... Ibu juga seorang primadona. Dia cantik dan pandai bergaul. Kalo pas aku godain ayah, kok ya, ayah gak minder sama banyaknya jumlah pesaing buat memenangkan hati ibu ... Ayah cuma mesam-mesem sambil bilang ... lah, wong sudah terlanjur cinta, je ... (cinta, ni ye ...). Lagipula siapa tau, yang dicari ibu dari seorang cowok ada sama ayah (pe de abis, ni ye ...).
  • He ... he ... he ... ternyata betul juga, loh .... Akhirnya ibu justru memilih ayah. Padahal waktu bertemu ibu, ayah bukan siapa-siapa dan gak punya apa-apa. Lah, wong datang ke Jakarta juga cuma bawa 2 lembar baju yang dimasukkan besek gara-gara gak punya koper, je ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar