YESUS MEMBENTUKKU (5)
- Emang bener, Yesus … ternyata ada hal-hal di luar batas kemampuanku
sebagai manusia yang membuatku tetap saja memerlukanMu, termasuk dalam
hal mengampuni. Soalnya setiap ingat kejadian itu, aku jadi sangat marah,
Yesus …
- Sebetulnya aku ogah mengampuni, loh … tapi karena Engkau yang memerintahkan ... yah ... aku jadi mau, deh ....
- Eh, ternyata betul, loh… modalnya memang cuma mau aja, selanjutnya Yesus yang mampuin aku buat mengampuni.
- Sesuai janjiku, sejak peristiwa itu, aku mulai rajin beribadah dan
langsung terlibat melayani. Mimpin pujian, juga ikutan pentas nyanyi dan
drama. Kalo dulu aku sering nulis di majalah dinding sekolah,
sekarang juga nulis artikel dan cerpen (cerita pendek) rohani di majalah gereja.
- Yesus, sebetulnya aku pengen juga loh, punya pembimbing rohani. Kayaknya enak betul, ya…. bisa punya tempat curhat sekaligus yang bisa membimbingku dalam hal-hal kerohanian. Maklum … pengetahuan dan pengalamanku bersamaMu’kan minim sekali ….
- Aku ingat, waktu itu Engkau menjawabku kalo tangan kananMu sendiri yang akan membimbingku ….
- Aku jadi terdiam …. Wow ... bagaimana, ya … rasanya dibimbing langsung sama Yesus ???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar